Kronika Juni 2008



17 Juni 2008 (Kegiatan Penghijauan Oleh JKPE)
Dalam rangka hari ulang tahun ke-62 POLRI, Kepolisian Resort Tanah Karo melakukan kegiatan penghijauan di lereng Gunung Sipisopiso, Tongging, Kecamatan Merek, Sumatera Utara. KPKC Kapusin Medan, turut serta dalam kegiatan tersebut melalui undangan yang disampaikan kepada Jaringan Kasih Petani Ekologis (JKPE) yang merupakan kelompok tani dampingan KPKC Kapusin. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran kepolisian di Kabupaten Karo dan beberapa undangan dari instansi pemerintah dan juga elemen masyarakat, seperti LIRA (Lumbung Informasi Rakyat, Pemuda Pancasila, Remaja Mesjid, JKPE dll. Penanaman pohon pada kegiatan ini untuk pertama kalinya dilakukan oleh Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol. Nurdin Usman kemudian diikuti oleh peserta lain termasuk JKPE. Areal penanaman dari JKPE bersama dengan Polsek Tiga Panah berdekatan dengan areal penanaman dari Polsek Mardinding dan dari LIRA. Kegiatan ini dimulai dari pagi hari dan diakhiri dengan makan siang dan para peserta pun pulang menjelang sore.



18 Juni 2008 (Kunjungan Jarkas Ke Kelompok Nelayan Sialangbuah)
Tanggal 18 setiap bulannya merupakan pertemuan rutin antara Jarkas, BPR dan Kelompok Nelayan Jarkas di Sialangbuah. Pada setiap pertemuan ini akan dibahas mengenai masalah seputar kelompok nelayan dan juga penyetoran kredit pengadaan kapal nelayan serta penyetoran uang tabungan kelompok kepada pihak BPR. Masalah yang dibahas pada pertemuan tgl 18 Juni ini adalah mengenai pembentukan kelompok nelayan baru yang sudah memiliki anggota sebanyak 12 orang dan data-datanya sudah masuk kepada pihak BPR. Pada kesempatan ini juga diadakan pertemuan dengan umat Katolik stasi Sialangbuah untuk membicarakan kemungkinan pembentukan kelompok nelayan diantara umat Katolik. Pada dasarnya mereka sangat senang dan antusias terhadap rencana pengembangan kelompok nelayan ini. Semoga cepat terbentuk dan masa depan nelayan semakin cerah dan sejahtera.


20 Juni 2008 (Seminar Pemanasan Global di SMA Cahaya Medan)
Diiktui sekitar 200 siswa kelas II SMA Cahaya yang memenuhi aula Yayasan Seri Amal Medan, Hilarius Kemit OFMCap dari kantor KPKC Kapusin Medan memberikan ceramah tentang Pemanasan Global. Pada kesempatan ini kepada para siswa diperkenalkan konsep green school
Seminar tentang pemanasan global untuk SMA Cahaya ini dilakukan atas undangan Yayasan Seri Amal kepada JPIC Jarkas untuk mensosialisasikan akan dampak buruk dari pemanasan global dan menginformasikan penyebab-penyebab dari global warming ini serta mendiskusikan tentang tindakan-tindakaan yang bisa dilakukan untuk mencegah dampak dari pemanasan global tentunya pada skala sebagai anak sekolah. Seminar ini dimulai pada pukul 08.30 Wib dan berakhir pad pukul 12.00 Wib yang dibagi dalam dua sesi yaitu sesi pertama untuk anak kelas I dan sesi kedua untuk anak kelas II yang masing-masing waktunya sekitar 1,5 jam. Seminar ini dilakukan dalam bentuk seminar terbuka untuk mendapat respon dari para siswa. Pada seminar ini ditawarkan konsep Green School yaitu sekolah yang berwawasan lingkungan dengan konsep Berpikir Global dan Bertindak Lokal yaitu dengan melakukan 4R (Reduce, Reuse, Recycle dan Repair). Dengan seminar ini diharapkan para siswa memiliki mental yang peduli terhadap lingkungan.

23 Juni 2008 (Seminar Pemanasan Global Di SMP Putri Cahaya Medan)
SMP P. Cahaya ini juga merupakan sekolah yang dinaungi oleh Yayasan Seri Amal dan seminar ini sebagai lanjutan dari seminar yang diberikan kepada siswa SMA Cahaya. Materi dan tujuan dari seminar ini juga sama dengan sebelumnya yaitu untuk membentuk mental siswa yang peduli terhadap lingkugan. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 Wib dan berakhir pkl 11.30 Wib yang dibagi dalam dua sesi yaitu sesi pertama untuk anak kelas I dan sesi kedua untuk siswa kelas II yang masing-masing waktunya 1,5 jam. Para siswa SMP P. Cahaya ini sangat aktif dalam mengikuti seminar tentang pemanasan global ini terlihat dari keaktifannya dalam menjawab pertanyaan yang diajukan pembicara mengenai pemanasan global dan diakhir acara juga mereka bertanya tentang tindakan-tindakan yang bisa dilakukan. Konsep yang ditawarkan adalah Green School dengan mengajak peserta berpikir global dan bertindak lokal. Tindakan lokal yang bisa ditawarka adalah dengan 4R yang telah dijelaskan dalam seminar tesebut.

28 Juni 2008 (Pertemuan Dengan Buruh Belawan)
Setiap hari Sabtu pada akhir bulan merupakan pertemuan antara Jarkas dengan buruh di Belawan yang merupakan dampingan dari Jarkas. Kelompok buruh ini awalnya adalah kelompok buruh Katolik namun semakin berkembang sehingga anggota mereka pun bukan hanya dari umat Katolik saja tetapi sudah lintas agama. Pertemuan pada Sabtu, 28 Juni ini dilakukan dirumah salah satu anggota sektor Belawan pada pikul 16.00 Wib yang diawali dengan kegiatan doa dan dilanjutkan dengan diskusi seputar kelompok. Diskusi kali ini dibawakan oleh pengurus dengan menawarkan pembentukan koperasi kecil yang nantinya kebutuhan setiap anggota seperti beras akan diperoleh dari koperasi ini dan juga pengadaan tempat sebagai kesekretariatan mereka yang menelan dana sekitar Rp. 60.000.000.-. Pada awalnya terlihat keragu-raguan dari anggota tentang usulan ini karena modal yang dibutuhkan cukup besar, namun pengurus meyakinkan mereka bahwa mereka akan mendapat fasilitas kredit lunak dari BPR yang difasilitasi oleh Jarkas. Akhirnya para anggota pun sepakat dan Jarkas menyuruh mereka membuat rincian akan dana yang mereka butuhkan untuk disampaikan kepada pihak BPR. Kelompok buruh ini juga rencananya akan didaftarkan ke bagian Administratur Pelabuhan sehingga perlu dirancang logo yang akan digunakan.


29 Juni 2008 (Pengobatan Gratis Di Sialangbuah)
Melalui Kelompok Nelayan Jarkas yang ada di Sialangbuah, JPIC Jarkas bekerjasama dengan Tim Kerahiman Illahi dan RS. St. Elisabeth melakukan pengobatan gratis bagi masyarakat di Sialangbuah. Kegiatan ini dilakukan pada Minggu pagi sekitar pkl 09.00 Wib dan berakhir pada pkl 14.30 Wib. Masyarakat Sialangbuah sangat antusias mengikuti pengobatan gratis ini mulai dari bayi, balita, anak-anak sampai yang lanjut usia juga ikut. Tempat pengobatan dilakukan di rumah Bapak Nadeak sebagai ketua Kelompok Nelayan Jarkas. Para pasien didata keluhannya yang kemudian akan diberikan therapy oleh dokter dari Kerahiman Illahi yang berjumlah 3 orang. Dari data diperoleh bahwa untuk tingkat anak-anak di daerah ini banyak yang menderita gatal-gatal, kudis, dan bisulan serta batuk-batuk. Sedangkan para orang tua dan yang lanjut usia umumnya mereka mengalami batuk yang disertai sesak nafas dan tekanan darah yang tinggi. Karena keterbatasan waktu tidak semua masyarakat mendapatkan pengobatan ini. Banyak masyarakat yang pulang dengan kecewa dan berharap kegiatan seperti ini akan dilakukan kembali.


30 Juni 2008 (Seminar Pemanasan Global Bagi karyawan Yayasan Seri Amal Medan)
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang sebelumnya dilakukan kepada siswa SMA dan SMP Cahaya karena merekalah nantinya yang diharapkan untuk terus memotivasi para siswa untuk peduli terhadap lingkungan. Seminar pemanasan global yang diberikan kepada para anak didik baik yang di SMA maupun SMP Cahaya adalah untuk memberi penyadaran akan bahaya dari pemanasan global ini dan mengajak untuk melakukan tindakan-tindakan lokal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya pemanasan global ini pada tingkatan sebagai anak sekolah. Namun hal itu akan kurang baik apabila pada tingkatan guru-gurunya juga tidak memiliki kesadaran akan keselamatan lingkungan sehingga Yayasan memberikan seminar ini kepada seluruh karyawannya. Dengan kegiatan ini diharapkan konsep Green School yang ditawarkan sebagai sekolah yang berwawasan lingkungan dapat diterapkan disekolah yang dibina oleh yayasan ini dengan berpikir global dan bertindak lokal dengan melakukan 4R seperti yang dijelaskan pada materi seminar ini. Kegiatan ini dihadiri oleh karyawan dan staf yayasan Seri Amal baik yang di Medan maupun yang dari luar kota Medan. Para peserta memang mengikuti kegiatan ini dengan tertib namun peran aktif mereka atau responnya masih kurang terhadap issu pemanasan global ini. Kegiatan ini berlangsung dari pkl 09.00 Wib dan berakhir pada pkl 10.30 Wib.


Related Posts by Categories



0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bergabung dalam membangun budaya JPIC melalui komentar/pendapat Anda

kunjungan:

#